“APA KATA DUNIA?..”

Menguak Khazanah Pemikiran dan Intelektual Keilmuan

Menciptakan Cinta Dalam Diri Kita

zai2.gif

Sering kali, kita  gagal dan gagal dalam urusan yang namanya “cinta”, padahal usaha yang di lalukan sudah all in. Penuh perjuangan dengan kucuran air mata. Namun apakah cinta itu memang mesti dikejar dan dicari , padahal jika kita mengejar cinta, kadangkala cinta malah akan lari ketika kita bisa mendapatkannya. Dan ketika kita mencari cinta, maka cinta akan dapat hilang setelah kita temukan.
Susah yaaaa?????……..
Jika semua jalan yang ada sudah tertutup maka kita harus menciptakan jalan baru. Jangan lagi mengejar cinta, jangan lagi mencari cinta. Tapi, ciptakan cintamu sendiriDi create. tapi gimana caranya? .. ya namanya juga mencipta. So pasti harus ada proses mencipta. Pasti ada bahan baku agar dapat mencipta. Proses mencipta adalah membuat diri kita layak untuk dicintai oleh siapa saja. Bahan bakunya adalah attitude kita.So, dengan menciptakan cinta. Kita yang men-create sendiri. Seperti apa cinta yang kita inginkan. Bahan bakunya, kita harus memiliki sifat yang peduli dengan orang lain. Sifat yang mau mengalah dan tidak egois. Sifat yang menerima semua perbedaan dan lain-lainnya. Plus, belajar mencinta kekurangan orang lain. karena ketika kita dapat mencintai kekurangan dan kejelekan orang lain maka kita akan dengan mudah untuk mencinta kelebihan dan keindahan orang lain. Sehingga, cinta itu sebenarnya ada dalam diri kita.

Bukankah kita sering meminta orang untuk mencintai kita, dan untuk memperhatikan kita?????….Tapi faktanya kebanyakan dari kita selalu mengejar cinta. Seakan-akan ketika cinta itu sudah kita dapat maka kita merasa berhak untuk menguasai cinta itu sebagai upah atas upaya kita mengejarnya. Begitu juga dengan mencari cinta. Ketika cinta tersebut sudah kita temukan, maka kita merasa berhak untuk menjajah cinta itu sebagai upah atas upaya kita mencarinya. Tapi apakah kita memang patut untuk di cintai???? 

Filed under: Prosa Kehidupan

8 Responses

  1. eka mengatakan:

    bagaimana kalau komentar yang bapak berikan diberikan sebuah penggalan dari al-qur’an atau hadits atau saduran dari beberapa imam atau ulama misalnya?

    terimakasih..

  2. dew mengatakan:

    memang kadangkala sifat seseorang menyamarkan dan menghalangi hadirnya cinta, namun sebenarnya cinta selalu ada dimana pun kita berada…. ^_^

  3. Mela mengatakan:

    Klu menciptakan cinta yg sungguh sulit bgd truz gmn cb caranya biar kita menemukan cinta yg sungguh2,,yg jarang bgd kita temuin,,kalau mìsalnya kita org yg cuek,,
    MenuruT saiia cy bnr bgd apa yg bpk 0mongin

  4. VREEZA_LEO mengatakan:

    Cinta memang begitu sempurna.,dunia tanpa iNdahnya cinta seakan manusia yang buta tanpa rasa dan nyawa.karena cintalah jiwa manusia memiliki sesuatu yang berharga

    buNda,,seLalu untuk cintai ayah ya bunda,,

  5. hesti mengatakan:

    tanpa adanya cinta di Dunia ini hidup ngx akan penuh warna…………………..!!!!
    so jangan hanya mengharapkan cinta dari orang lain tapi ciptakanlah cinta itu dari diri sendiri…………….!!!!
    jangan terus ngejar” cinta,,,,nanti capek sendiri lho…….!!!!!

  6. sugab mengatakan:

    memang bagus sich tulisan tntng “mnciptakn cinta dalam diri qt” aq sangat stuju..
    tapi prlu diketahui cinta adalah cinta!!
    yg tdk hanya mengajarkan tntang hidup sabar dan ikhlas dan berani menerima keadaan apapun,, tapi aq rasa cinta melebihi itu smua…

  7. Atih mengatakan:

    Yup,,,
    cinta belum tentu dengan kelembutan.Kadang cinta kejam..
    Dengan menanamkan jati diri yang menerima apa adanya setip org, cinta bisa kita dapat seperti apa yang kita mau…..

  8. ciranta mengatakan:

    aku ga percaya dengan yg namanya cinta.tanya kenapa????
    udah bnyak yg jd cntoh.spti tmn ku yg katanya cinta mati ma cewexna n mgkn bs mti klo d psahin.eh trnyata,cwexna kuliah kluar kota dia tetap bs idup n malahan dia udah pnya gebetan bru.ngingkari kt2nya nyang kemaren.n bnyk lg contohnya yg ga mgkn aku jlsin atu2.
    kesimpulan nya cinta itu ‘bulzit’

Leave a Reply