Musim durian baru saja berlalu. Kalau toh di pinggir-pinggir jalan masih kita jumpai ada satu-dua pedagang kaki lima yang menggantungkan durian dagangannya, pastilah itu durian terakhir yang tersisa di musim kali ini. Musim sedang berganti.
Sekarang, tibalah saatnya musim anak mencari sekolah. Antara durian dan anak sekolah sebenarnya tak ada hubungan. Tapi, soal perlakuan, kadang ada kesamaan. Kita sering heboh -baik soal anak maupun durian- ketika musimnya sedang tiba saja. Baunya suka nggak keruan menyebar ke mana-mana.
Inilah saatnya orang tua, terutama yang hendak mencarikan sekolah untuk anaknya, mengeluh pusing dan banyak yang pontang-panting ke sana kemari mencari biaya anaknya yang ingin sekolah. Tentu tidak semua. Tapi, topik tentang mencarikan sekolah anak memang lagi musimnya dan hangat-hangatnya. Sejauh mana kita bersungguh-sungguh memikirkan sekolah anak dan tidak menganggapnya sebagai sebuah acara musiman semata? Masing-masing orang tua berbeda-beda.
Semua orang tua tentu mencintai anaknya, tapi sering gagal untuk sungguh-sungguh menjalankan tool aplikasinya. Dan, ketika menyangkut biaya sekolah, kebutuhan jenis itu sering masuk kategori biaya lain-lain. Ia menjadi semacam biaya tak terduga saja.
Filed under: Pendidikan


Kata Mereka?...