DEPARTEMEN DALAM NEGERI
REPUBLIK INDONESIA
PENGUMUMAN
NOMOR : 811.13/1407/SJ
I . Departemen Dalam Negeri tahun anggaran 2007, membuka kesempatan kepada Warga Negara Indonesia pria dan wanita, dengan kualifikasi pendidikan :
Filed under: CPNS
September 28, 2007 • 10:49 pm 25
DEPARTEMEN DALAM NEGERI
REPUBLIK INDONESIA
PENGUMUMAN
NOMOR : 811.13/1407/SJ
I . Departemen Dalam Negeri tahun anggaran 2007, membuka kesempatan kepada Warga Negara Indonesia pria dan wanita, dengan kualifikasi pendidikan :
Filed under: CPNS
September 20, 2007 • 2:52 pm 2
Negeri ini hingga kini masih terlanda banyak tindak pidana korupsi. Dan, sampai kini hal tersebut kok susah diberantas.Kasus-kasus kecil dan besar, baik yang pakai trik maupun yang memakai hadiah selalu ada bumbu korupsinya. Kita sampai bingung. Padahal, UU Pemberantasan Korupsi sudah kita miliki, lembaga KPK kita punya, aparat penegak hukum banyak, dan polisi penyidik pun kita punya. Lembaga tertinggi MA yang kini sudah mendapatkan tunjangan kinerja sampai 300 persen juga kita punya. Mengapa kok korupsi kian menggurita?
Masyarakat Indonesia mayoritas beragama, namun korupsi jalan terus. Apa sebabnya. Mengapa itu selalu jadi topik pemberitaan di berbagai media cetak dan elektronik. Apakah negeri ini pantas disebut negeri koruptor?
Dalam suasana Ramadan ini, mari kita, para pejabat, pemimpin negara, anggota dewan, anggota partai, pendidik, dan tokoh agama atau mereka yang mengaku beragama melakukan puasa korupsi. Mungkin, itu bisa dijadikan gerakan nasional, dimulai dengan keteladanan pemimpin negeri hingga ke rakyat jelata.Dampak puasa korupsi diharapkan bisa terlihat nyata setelah Ramadan berlalu. Mudah-mudahan negeri ini bebas korupsi. Mungkinkah
Filed under: Catatan kehidupan
September 19, 2007 • 6:56 am 6
Puasa ramadhan telah tiba. Bisakah bulan suci itu di jadikan momentum aksi cinta kasih kemanusian tanpa membedakan agama, bangsa, dan etnis??…
Pertanyaan ini penting, karena atas nama kesucian puasa, gerakan anti maksiat bisa meluas menjadi penghancuran apa saja yang di tafsir sebagai maksiat dan mendegradasi sakralitas puasa.
Islam seperti agama-agama besar dunia mengajarkan bahwa keimanan seseorang di ukur dari kesediannya untuk memberikan apa yang terbaik dari dirinya kepada orang lain yang lebih memerlukan dan Tuhan hanya menolong hamba-Nya yang menolong sesama tanpa membedakan agama, etnis, dan bangsa. Ajaran ini hanya penting, baik dan benar jika bisa di wujudkan ke dalam aksi-aksi nyata bukan hanya di khotbahkan di mimbar-mimbar, yang jauh dari kehidupan keseharian.
Semua agama memang mengajarkan cinta kasih kepada sesama, namun tak bisa di bantah atas nama ajaran agama pula seseorang atau sekelompok orang, bisa dan harus membunuh sesama atau menghancurkan fasilitas umum sepanjang ia ditafsir bisa membahayakan keyakinan agamanya.
Masih ada dalam ingatan kita, kejadian sekitar 6 tahun silam, tepatnya 11 september 2001, kejahatan kemanusian dalam aksi penghancuran menara World Trade Center (WTC), bisa saja dilakukan dengan dalih bahwa negara maju itu merupakan simbol kapitalisme yang bertanggung jawab atas berbagai tragedi kemanusian akibat kemiskinan. Namun aksi teror tidak hanya gagal memecahkan inti persoalan, tetapi menimbulkan suasana teror bagi dunia yang tak kalah hebatnya dibandingkan penderitaan akibat kemiskinan. Selengkapnya Baca Di sini
Filed under: Agama
September 18, 2007 • 2:32 pm 19
P E N G U M U M A N
NOMOR : PENG- 008/C/Cp.2/ 09 /2007
Tentang
PENGADAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL KEJAKSAAN REPUBLIK INDONESIA
TAHUN 2007
Kejaksaan Republik Indonesia membuka pendaftaran seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun Anggaran 2007 sebanyak 500 formasi, dengan rincian sebagai berikut :
Gol. III A Tata Usaha (Calon Jaksa) S.1 Hukum (S.H), Jurusan : Ilmu Hukum, Hukum Perdata, Hukum Pidana, Hukum Tata Negara, Hukum Administrasi Negara dan Hukum Internasional.
Filed under: CPNS
September 6, 2007 • 11:59 am 3
Ramadhan sebentar lagi datang menemui kita, sebagai orang islam, kita semua yang telah memenuhi syarat dan rukun di wajibkan untuk berpuasa, namun sudahkan selama ini kita tahu bahwa untuk lebih dapat menyempurnakan ibadah puasa kita itu nanti, kita tahu dari hakikat puasa itu sendiri, ataukah puasa yang kita jalankan kita salama ini hanyalah sekedar tidak makan dan minum di siang hari?…..
Bukankah sesuatu yang kita lakukan itu jauh lebih baik tahu ilmunya dari pada tidak sama sekali?
Puasa secara umum boleh diartikan sebagai menahan diri daripada makanan atau minuman untuk suatu jangka waktu yang tertentu.
Firman Allah s.w.t
“ Wahai orang-orang yang beriman, telah diwajibkan ke atas kamu berpuasa sebagaimana telah diwajibkan ke atas umat-umat yang sebelum kamu, semoga kamu menjadi orang-orang yang bertaqwa. “ (QS Al-Baqarah : 183)
Puasa artinya menahan diri daripada makan dan minum dan dari segala perbuatan yang boleh membatalkan puasa, mulai dari terbit fajar hingga terbenam matahari. Umat Islam juga dikehendaki menahan diri daripada menipu, berkata-kata yang buruk atau sia-sia, dan daripada bertengkar atau bergaduh. Ini kerana puasa merupakan medan latihan kesabaran, kejujuran dan bertolak ansur sesama sendiri. Maka secara tidak langsung, puasa juga menolong menanam sikap yang baik dan berbudi. Dan kesemuanya itu diharapkan berlanjutan ke bulan-bulan berikutnya, dan tidak hanya pada bulan puasa. Selengkapnya Baca di sini
Filed under: Agama
Kata Mereka?...