Desember 31, 2007 • 3:51 am
Menjelang pergantian tahun 2007-2008 baru ini, kembali pertanyaan-pertanyaan yang sama muncul dibenak saya (mungkin karena saya sedikit katrok
, yang tidak pernah mengerti dengan makna dan arti pergantian tahun. Setiap pergantian tahun, hampir semua orang berlomba-lomba mempersiapkan diri, uang dan waktunya untuk menyambut pergantian tahun dengan berbagai aktivitas dan kegiatan yang memerlukan banyak waktu, tenaga dan uang.
Read the rest of this entry »
Filed under: Artikel Pendidikan, Blog Kehidupan, Catatan kehidupan, Dunia Matematika, Dunia Sufi, Education, Link Pendidikan, Pendidikan, Prosa Kehidupan, Science
Desember 22, 2007 • 1:11 am
Tiap tanggal 22 Desember masyarakat diingatkan agar tidak melupakan kaum ibu. Karena itu, tiap 22 Desember dijadikan sebagai Hari Ibu. Hari “seremonial” untuk mengingatkan kita kepada kaum ibu. Selengkapnya Klik di sini
Filed under: Agama, Artikel Pendidikan, Biografi tokoh, Diary Kehidupanku, Education, Link Pendidikan, Pendidikan, Prosa Kehidupan , ibu, makna
Desember 14, 2007 • 12:56 pm
Berikut ini adalah data-data yang saya coba kumpulkan untuk membantu sesama guru guna mempersiapkan Ujian Nasional (UN) tahun pelajaran 2007/2008:
1. Standar Kompetensi Lulusan (SKL) Ujian Nasional 2007/2008 ===> Download Di sini
2. Soal-soal ujian nasional ===> Download Di sini
3. Prosedur Operasi Standar (POS) UN 2007/2008 ===> Download Di sini
Filed under: Alat Bantu Guru, Artikel Pendidikan, Blog Guru, Pendidikan, Ujian Nasional , , Ujian Nasional
Desember 13, 2007 • 10:25 pm
Setiap tahun dalam kalender islam, umat islam paling tidak merayakan dua hari raya penting yakni Idul Fitri dan Idul Adha. Patut kiranya bagi kita untuk merefleksi, apa sebenarnya makna dan pesan moral yang terkandung dari setiap perayaan itu sehingga tidak hanya bermakna relegius semata tetapi lebih dari itu, kita bisa melakukan langkah-langkah konstruktif untuk melakukan perubahan dalam kehidupan ini,.
Dan Idul Adha yang juga sering di sebut idul qurban telah dinyatakan dengan tegas oleh Tuhan dalam kitab suci-Nya;
“Telah kami tebarkan nikmat yang banyak kepadamu, maka dirikanlah sholat dan berkurbanlah” (Qs, 108:1-2).
Teks ini dan riwayat qurban yang sering dikaitkan dengan sejarah kehidupan nabi Ibrahim hendaknya tidak dimaknai secara leksikal dan tekstual, karena setiap teks berhubungan dengan konteks kejadian yang menyertainya. Pemaknaan secara konstektual juga akan berguna untuk menemukan makna yang transformatif dan radikal, sehingga teks akan senantiasa hidup, dinamis, dan berkesesuaian dengan zaman.
Orang kadang sering lupa antara simbol dan substansi. Banyak orang yang sering berkurban secara formal tiap tahunnya sebanyak-banyaknya, akan tetapi substansi ibadah kurban sebagaimana yang dicerminkan dari Ibrahim yaitu untuk mengikis egoisitas diri Ibrahim, absen dari kehidupan sehari-hari.
Kurban yang sebenarnya harus berdampak sosial dan menumbuhkan keberagaman sejati pada orang yang melaksanakan, sehingga berkurban bukan sekedar menyembelih kambing, sapi dan yang sejenisnya, tetapi hendaklah kita berani berkurban dengan MENGURBANKAN EGO, KEPENTINGAN, HARTA BENDA, perhatian kita, dan urusan-urusan lain demi solidaritas kita terhadap sesama.
Filed under: Agama, Artikel Pendidikan, Blog Kehidupan, Catatan kehidupan, Diary Kehidupanku, Gubuk Pesantren, Religion , Agama, hari raya, islam
Kata Mereka?...