MENDENGAR kata Facebook hampir bisa dipastikan semua orang sudah mengenalnya. Facebook kini merupakan salah satu situs jejaring sosial paling fenomenal dan populer.
Dengan member sekitar 57 juta orang dan setiap hari ada sekitar 70 juta orang yang login, Facebook menjelma menjadi situs paling digemari nomor enam di dunia sejak diluncurkan pada 4 Februari 2004. Booming-nya Facebook pun ikut mendongkrak popularitas pencipta sekaligus pemiliknya Mark Zuckerberg.
Mahasiswa Harvard University yang baru berusia 24 tahun itu pun berstatus sebagai miliuner termuda di dunia dengan nilai kekayaan mencapai USD15 miliar.Padahal, ketika memulai proyek Facebook modal yang diinvestasikan hanya USD1.000. Perkembangan Facebook begitu pesat, setelah seminggu diluncurkan sudah berhasil menggandeng sekitar 4.000 member.
Tepat pada 28 Mei 2004, jumlah anggota Facebook kian menggelembung menjadi 200.000 anggota. Pada Desember 2004 Facebook berhasil mencatatkan rekor baru dengan mempunyai 1 juta pengguna.
Akhirnya,Zuckerberg yang awalnya membuat program Facebook dari asrama kampus bersama dua rekan satu kamar Eduardo Saverin dan Dustin Moskovits,memutuskan pindah ke Palo Alto,California, yang dikenal sebagai Silicon Valley. Di sini Facebook menyejajarkan diri dengan perusahaan papan atas, seperti Google, Oracle, dan Microsoft yang dimotori seniornya Bill Gates.
Dengan menambah modal menjadi USD20.000, Zuckerberg mulai kebanjiran investasi dari berbagai pihak yang jumlahnya mencapai USD12,7 juta pada 2005. Sejak itu, dalam setahun Facebook meraih pendapatan sekitar USD150 juta per tahun.
Dia pun akhirnya menggandeng Microsoft untuk berinvestasi senilai USD240 juta dan Facebook kini asetnya menjadi USD15 miliar. Kisah sukses Zuckerbeg bersama Facebook, dirangkum secara ringkas dalam buku Facebook yang ditulis Tony Hendroyono.
Buku setebal 132 halaman yang dirilis Penerbit B First dan bisa diperoleh di Toko Buku Leksika ini, juga menceritakan sepak terjang dan ”keliaran” Zuckerbeg dalam mengelola bisnis untuk membesarkan Facebook. Termasuk persaingan bisnis Zuckerberg dengan sesama rekan satu kampusnya yang mengklaim sebagai orang pertama yang mencetuskan ide membuat Facebook.
Seperti dengan trio Harvard Connection—Divya Narendra serta si kembar Tyler dan Cameron Winklevoss— sehingga harus diselesaikan di meja hijau. Buku ini tak sekadar mengupas sukses Zuckerberg saja, juga menjadi panduan praktis untuk menggunakan Facebook.
Dijelaskan secara detail berbagai fasilitas dan cara mengelola Facebook untuk melebarkan jejaring sosial dengan banyak orang. Terpenting, dijelaskan pula bahwa Facebook bukan sekadar ajang bernarsis ria, sebaliknya menjadi sarana untuk mempromosikan potensi diri Anda.
Jadi sebaiknya, jangan sampai ketinggalan.Apalagi tidak tahu dengan perkembangan terkini dari Facebook. Karena banyak manfaat yang bisa diperoleh bila Anda bisa memanfaatkannya dengan optimal atau mengoptimasi situs sosial terbesar di dunia ini
Sumber : Koran Sindo
Filed under: Artikel Pendidikan, Education, Pendidikan
Berkunjung dan baca infonya, mudah-mudahan bermanfaat bagi banyak orang, sukses ya.
I Like Relationship
good posting…ini bisa di jadikan referens web saya..thanks ya…