Februari 28, 2008 • 10:57 pm
Hampir 2 bulan lamanya blog ini tidak aku apa-apakan, tidak ada tulisan yang aku plubikasikan,…yahhhh semua karena kesibukan saya, kerjaan yang menuntut saya harus fokus menyebabkan saya tidak sempat untuk membuat sebuah artikel di blog ini,…sebenarnya banyak hal yang ingin aku tuliskan dan sekarang masih menjadi hiasan dalam pikiran ini baik itu tentang pendidikan, dunia matematika yang kadang serba njlimet dan gak karuan, atau cerita tentang kehidupan ini yang kadang membuat kita bersedih dan tersenyum bahagia, serta masih banyak hal lagi. Dan harapan saya semoga saya segera bisa kembali lagi ke dunia blog ini dan bisa menuliskan unek-unek dalam pikiran ini untuk menjadi bahan diskusi bagi yang mengunjungi blog ini. Terima kasih
Filed under: Alat Bantu Guru, Artikel Pendidikan, Blog Guru, Blog Kehidupan, Catatan kehidupan, Dunia Matematika, Education, Matematika, Pendidikan, Ujian Nasional , Agama, blog, Pendidikan
Desember 31, 2007 • 3:51 am
Menjelang pergantian tahun 2007-2008 baru ini, kembali pertanyaan-pertanyaan yang sama muncul dibenak saya (mungkin karena saya sedikit katrok
, yang tidak pernah mengerti dengan makna dan arti pergantian tahun. Setiap pergantian tahun, hampir semua orang berlomba-lomba mempersiapkan diri, uang dan waktunya untuk menyambut pergantian tahun dengan berbagai aktivitas dan kegiatan yang memerlukan banyak waktu, tenaga dan uang.
Read the rest of this entry »
Filed under: Artikel Pendidikan, Blog Kehidupan, Catatan kehidupan, Dunia Matematika, Dunia Sufi, Education, Link Pendidikan, Pendidikan, Prosa Kehidupan, Science
Desember 13, 2007 • 10:25 pm
Setiap tahun dalam kalender islam, umat islam paling tidak merayakan dua hari raya penting yakni Idul Fitri dan Idul Adha. Patut kiranya bagi kita untuk merefleksi, apa sebenarnya makna dan pesan moral yang terkandung dari setiap perayaan itu sehingga tidak hanya bermakna relegius semata tetapi lebih dari itu, kita bisa melakukan langkah-langkah konstruktif untuk melakukan perubahan dalam kehidupan ini,.
Dan Idul Adha yang juga sering di sebut idul qurban telah dinyatakan dengan tegas oleh Tuhan dalam kitab suci-Nya;
“Telah kami tebarkan nikmat yang banyak kepadamu, maka dirikanlah sholat dan berkurbanlah” (Qs, 108:1-2).
Teks ini dan riwayat qurban yang sering dikaitkan dengan sejarah kehidupan nabi Ibrahim hendaknya tidak dimaknai secara leksikal dan tekstual, karena setiap teks berhubungan dengan konteks kejadian yang menyertainya. Pemaknaan secara konstektual juga akan berguna untuk menemukan makna yang transformatif dan radikal, sehingga teks akan senantiasa hidup, dinamis, dan berkesesuaian dengan zaman.
Orang kadang sering lupa antara simbol dan substansi. Banyak orang yang sering berkurban secara formal tiap tahunnya sebanyak-banyaknya, akan tetapi substansi ibadah kurban sebagaimana yang dicerminkan dari Ibrahim yaitu untuk mengikis egoisitas diri Ibrahim, absen dari kehidupan sehari-hari.
Kurban yang sebenarnya harus berdampak sosial dan menumbuhkan keberagaman sejati pada orang yang melaksanakan, sehingga berkurban bukan sekedar menyembelih kambing, sapi dan yang sejenisnya, tetapi hendaklah kita berani berkurban dengan MENGURBANKAN EGO, KEPENTINGAN, HARTA BENDA, perhatian kita, dan urusan-urusan lain demi solidaritas kita terhadap sesama.
Filed under: Agama, Artikel Pendidikan, Blog Kehidupan, Catatan kehidupan, Diary Kehidupanku, Gubuk Pesantren, Religion , Agama, hari raya, islam
November 30, 2007 • 2:39 pm
Setiap tahun, 1 Desember diperingati sebagai Hari AIDS sedunia. Tema kampanye untuk tahun ini secara global adalah Keep the Promise – Leadership.
Berjuta-juta orang telah meninggal karena penyakit ini,…
Akankah kita tetap diam dan membiarkan penyakit ini memakan lebih banyak lagi generasi bangsa ini…
Semua dapat dicegah, mari satukan tekad, satukan hati, dengan peduli aids “STOP AIDS” paling tidak mulai dari diri, dan sudah menjadi tanggung jawab kita bersama pendidik untuk juga peduli

Filed under: Artikel Pendidikan, Catatan kehidupan, Diary Kehidupanku, Education, Link GUru, Link Pendidikan
September 20, 2007 • 2:52 pm
Negeri ini hingga kini masih terlanda banyak tindak pidana korupsi. Dan, sampai kini hal tersebut kok susah diberantas.Kasus-kasus kecil dan besar, baik yang pakai trik maupun yang memakai hadiah selalu ada bumbu korupsinya. Kita sampai bingung. Padahal, UU Pemberantasan Korupsi sudah kita miliki, lembaga KPK kita punya, aparat penegak hukum banyak, dan polisi penyidik pun kita punya. Lembaga tertinggi MA yang kini sudah mendapatkan tunjangan kinerja sampai 300 persen juga kita punya. Mengapa kok korupsi kian menggurita?
Masyarakat Indonesia mayoritas beragama, namun korupsi jalan terus. Apa sebabnya. Mengapa itu selalu jadi topik pemberitaan di berbagai media cetak dan elektronik. Apakah negeri ini pantas disebut negeri koruptor?
Dalam suasana Ramadan ini, mari kita, para pejabat, pemimpin negara, anggota dewan, anggota partai, pendidik, dan tokoh agama atau mereka yang mengaku beragama melakukan puasa korupsi. Mungkin, itu bisa dijadikan gerakan nasional, dimulai dengan keteladanan pemimpin negeri hingga ke rakyat jelata.Dampak puasa korupsi diharapkan bisa terlihat nyata setelah Ramadan berlalu. Mudah-mudahan negeri ini bebas korupsi. Mungkinkah
Filed under: Catatan kehidupan
Blog ……”Dunia” yang membuat kita merasa jadi go-blog
baru sekitar 3 bulan aku kenal blog, itupun yterjadi tanpa sengaja…
apa itu blog?…..
kok identik dengan kata”goblok”, apa aku kalau ngeblog aku tambah go-blog???………
mungkin bagi kita ….
ngenet da biasa…
tapi ngeblog???>..
bagi yang belum ke nal blog mungkin sekedar cari informasi, dowload sesuatu, …..atau asal ngenet doang….., bahkan ngenet cuma sekedar cari gambar porno, film-2 porno, atau segala sesuatu yang berbau pornografi,..ya syah-2 saja…semuanya kan disediakan gratis di internet. tapi yang jelas berpandai-pandailah mencari informasi di inetrnet!…
dan ngeblog adalah salah satu alternatif yang dapat kita lakukan ketika di internet. di situ kita dapat menuangkan segala pemikirankita, mengungkapkan pendapat kita, dan gagasan kita yang bukan hanya dapat dibaca oleh kita tetapi juga oleh orang lain yang mengunjungi blog kita…jadi ya kenapa kita tidak ngeblog, yang jelas ngeblog tidak menjadikan kita tambah goblog tetapi akan menjadikan kita merasa jadi lebih go-blog karena banyak pemikiran2 yang belum kita pahami ketika kita sudah nge-blog
Filed under: Catatan kehidupan
Februari 20, 2007 • 10:24 pm
Kenapa kita menutup mata ketika kita tidur?
Ketika kita menangis?
Ketika kita membayangkan?
Itu karena hal terindah di dunia TIDAK TERLIHAT
Ketika kita menemukan seseorang yang keunikannya SEJALAN dengan kita
kita bergabung dengannya dan jatuh kedalam suatu keanehan serupa yang
dinamakan CINTA
CINTA yang AGUNG?
Adalah ketika kamu menitikkan air mata dan MASIH peduli terhadapnya
Adalah ketika dia tidak mampedulikanmu dan kamu MASIH menunggunya dengan setia
Adalah ketika dia mulai mencintai orang lain dan kamu MASIH bisa tersenyum
sembari berkata “Aku turut berbahagia untukmu”Apabila cinta tidak berhasil BEBASKAN dirimu
Biarkan hatimu kembali melebarkan sayapnya dan terbang ke alam bebas LAGI
Ingatlah bahwa kamu mungkin menemukan CINTA dan kehilangannya
Tapi ketika cinta itu mati kamu TIDAK perlu
mati bersamanya
Orang terkuat BUKAN mereka yang selalu menang MELAINKAN
mereka yang tetap tegar ketika mereka jatuh
Entah bagaimana dalam perjalanan kehidupan,
kita belajar tentang diri kita sendiri
dan menyadari bahwa penyesalan tidak seharusnya ada
penyesalan HANYALAH penghargaan abadi atas pilihan-pilihan kehidupan yang telah kita buat sendiri
MENCINTAI ??
BUKANLAH bagaimana kamu melupakan melainkan bagaimana kamu MEMAAFKAN
BUKANLAH bagaimana kamu mendengarkan melainkan bagaimana kamu MENGERTI
BUKANLAH apa yang kamu lihat melainkan apa yang kamu RASAKAN
BUKANLAH bagaimana kamu melepaskan melainkan bagaimana kamu BERTAHANLebih berbahaya mencucurkan air mata
dalam hati dibandingkan menangis tersedu-sedu
Air mata yang keluar dapat dihapus
Sementara air mata yang tersembunyi menggoreskan luka yang tidak akan pernah hilangDalam urusan cinta, kita SANGAT JARANG menang
Tapi ketika CINTA itu TULUS,
meskipun kalah, kamu TETAP MENANG
hanya karena kamu berbahagia dapat mencintai seseorang
LEBIH dari kamu mencintai dirimu sendiri
Akan tiba saatnya dimana kamu harus berhenti mencintai seseorang
BUKAN karena orang itu berhenti mencintai kita,
MELAINKAN karena kita menyadari bahwa dia akan lebih berbahagia
apabila kita melepaskannya
Apabila kamu benar-benar mencintai seseorang,
jangan lepaskan dia
Jangan percaya bahwa melepaskan selalu berarti kamu benar-benar mencintai
MELAINKAN BERJUANGLAH demi cintamu
Itulah CINTA SEJATI
Kadang kala orang yang kamu cintai adalah orang yang PALING menyakiti hatimu,
dan kadang kala teman yang menangis bersamamu adalah
CINTA YANG TIDAK KAMU SADARI KBERADAANNYA
Cinta selalu tak akan pernah bisa diungkapkan dengan apapun yang sesuai dengan kehendak kita karena bahasa cinta adalah bahasa yang abstrak,
bahasa yang hanya akan bisa dimengerti oleh mereka yang peka dan mengenal apa itu cinta
********
Filed under: Catatan kehidupan
Kata Mereka?...