“APA KATA DUNIA?..”

Menguak Khazanah Pemikiran dan Intelektual Keilmuan

Lowongan Tender Pengadaan Alat Suling Minyak Nilam

 KOPERASI DUTA MANDIRI

BADAN HUKUM : 02/BH/XVI.14/II/2007

Kantor Pusat : Jl. Segaluh No 16 Dampit – Kab. Malang 65181

Kantor Perwakilan : Jl. Kramat No.3 Pagentan Singosari

Kabupaten Malang Telp. (0341) 9318810

 PENGADAAN PERALATAN PENYULINGAN MINYAK NILAM

Dengan Hormat,

Kami Koperasi Duta Mandiri Malang, dengan ini mengadakan Tender tertutup untuk pengadaan Peralatan Mesin Suling Minyak Nilam. Peserta terbuka bagi Perusahaan Jasa dan Manufacture.

Adapun data Mesin Suling yang kami perlukan adalah sebagai berikut :

Untuk Melihat Spesifikasinya Klik Di sini

Filed under: Uncategorized , , , ,

Maqashid al Shariah: Suatu elaborasi awal atas teori Al-Syathibi

Abu Ishaq Al-Syathibi, seorang ulama besar abad 16 M dari lingkungan mazhab Maliki,  berpendaoat tentang salah satu tujuan agama. Al Syathibi dikenal melalui bukunya yang akhir-akhir ini menarik perhatian kalangan intelektual Muslim liberal, “Al Muwafaqat fi Ushul al Syari’ah” [(Beirut: Dar al Ma'rifah, 1999), cet. ke-4]. 

Dalam volume kedua bukunya itu, ketika membahas soal “maqashid” atau tujuan agama, Al Syathibi mengemukakan sejumlah perbedaan pendapat di kalanga ulama tentang soal berikut ini. Apakah hukum-hukum Tuhan mengandung maksud tertentu, mempunyai ‘illat atau tidak. Menurut Al Razi, salah satu teolog besar dari kalangan mazhab Syafii, hukum Tuhan tak mengandung alasan. Tuhan bertindak secara arbitrer, semaunya saja (radaksi Arabnya: ahkamu Allahi laisat mu’allalah bi ‘illah al battah). 

Kaum rasionalis Islam, yaitu Mu’tazilah, berpendapat sebaliknya. Mereka mengatakan bahwa hukum-hukum Tuhan mengandung alasan dan tujuan. Dan inilah pendapat yang diikuti oleh kebanyakan para fukaha, para ahli hukum Islam dari periode belakangan. 

Tampaknya Al Syathibi lebih cenderung pada pendapat yang kedua ini. 

Komentar saya: keterangan Al Syathibi ini menarik. Selama ini ada kesan bahwa kaum Mu’tazilah adalah sekte yang sesat, bidah, momok yang menakutkan. Al Syathibi, yang Sunni, mengutip pendapat kaum Mu’tazilah dengan tanpa rasa kikuk dan khawatir, dan bahkan mengatakan bahwa pendapat mereka dalam soal tersebut diikuti oleh kebanyakan fukaha. 

Selanjutnya, Al Syathibi mengatakan bahwa jika kita teliti seluruh hukum dalam syari’ah, maka semuanya itu dibuat untuk tujuan yang satu, yaitu kemaslahatan manusia (mashalih al ‘ibad). Atas dasar inilah, Al Syathibi dikenal sebagi salah satu tonggak penting dalam sejarah hukum Islam, sebab dialah salah satu ulama yang paling menekankan pentingnya segi “kemaslahatan” sebagai dasar pemahaman atas hukum Islam. 

Setelah mengulas secara “elaborate” makna maslahat dan jenis-jenisnya, Al Syathibi mengatakan bahwa maslahat paling dasar dalam agama adalah lima: menjaga agama, nyawa, keturunan, hak milik, dan akal. Yang menarik adalah tambahan keterangan dari Al Syathibi setelah menjelaskan lima jenis maslahat ini, “Wa qad qaluu innaha mura’atun fi kulli millah”. Artinya: kemaslahatan itu, menurut para ulama, juga dianggap penting dalam semua agama. 

Keterangan terakhir ini sangat menarik, sebab secara implisit Al Syathibi sebenarnya sedang menuntut kita kepada pengertian yang sangat krusial, yaitu bahwa inti agama adalah satu: kemaslahatan manusia.
baca lebih lengkap di sini

Filed under: Uncategorized

Hai…..

===================== Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket

My Twitter

  • Hidup yang cuma sekali ini, alangkah ruginya jika kita gunakan untuk sesuatu yang tak berarti...TERBAIK HARI INI. 1 month ago
  • MARI BANTU SESAMA DENGAN MENGGALANG KEPEDULIAN UNTUK SAUDARA KITA DI SUMBAR. 1 month ago

MENANTI SEJUTA PENGUNJUNG

  • 1,056,104 PENGUNJUNG

“[ATURAN]“

===================== Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket

APA KATA KITA TENTANG DUNIA????….

=====================

-:-

Dunia yang kita ciptakan adalah Hasil dari pemikiran kita,

Kita tidak bisa merubah Dunia jika pikiran kita tidak berubah.

-:-

tohir1.jpg

-:-

Setiap pemikiran manusia yang benar adalah suatu tesis,

seiring dengan berjalannya masa, akan lahir antitesis-antitesis

yang akan menolak kebenaran itu

-:-

My Inspirasi….

=====================

[ :: dariMU untukKU :: ]

[ :: sEsuAtu :: ]

=====================

Jika hati sejernih A I R
janganlah biarkan ianya K E R U H.
jika Hati seputih A W A N
janganlah biarkan ianya
M E N D U N G.
Jika hati seindah B U L A N
hiasilah ianya dengan
I M A N.
=====================
-:: My DeStInY ::-

:: bIcArA sEkEpINg HaTi ::
=====================
Kalam loh mahfuz mencatat dan sudah mencatat lagi. segala doa
dan ikhtiar tidak dapat memadamkan catatan ILAHI. biar pun hanya sekerat baris dan seberapa banyak air mata sepatah pun tidak akan terkikis catatan TUHAN Yang Maha Panyayang... ===================

Catatanku